install theme

Giii maaa naaaa yaaaaaaa

Capek loh, ditarik ulur begini.

Capek. Banget.

Hari minggu diangkat tinggi-tinggi, senin dijatuhin sebebas-bebasnya.

Terserah sih maunya apa.

Satu hal aja sih, lo tau gue sayang sama lo. atau perlu gue ngomong keras-keras di pusat gema ITB biar lo tau? biar lo ngeh?

dengan lo tau hal itu, jujur, buat gue sendiri, waktu-waktu ini berat buat gue sekalipun. gue gatau lo tau atau enggak, tapi sedikit kata-kata semangat itu enggak salah kok. gue juga enggak akan tau sebetulnya lo gimana hanya dengan bilang semangat skripsinya, semangat seminarnya, semangat sidangnya.

Gue minta diperhatiin? anggep aja begitu. gue cuma minta sedikit semangat dan sedikit kepedulian kok. kapan sih lo pernah menginisiasi obrolan yang emang cuma kita berdua? bukan obrolan umum dan tetek bengek basa-basi lainnya?

Gue jujur, gue ga akan lupa semua detail yang terjadi sama kita. Semua hubungan yang terjadi, sampai detail suasana dan aroma yang ada. Buat gue, semua kejadian itu begitu berharga tapi gue enggak tau buat lo gimana.

Yah, mungkin percuma sih gue nulis ini disini. Toh kalaupun lo baca juga, lo enggak akan peduli.

Gue, enggak akan pernah tau apakah lo kangen, apakah lo peduli, kalau lo enggak pernah bilang. Enggak pernah nunjukin.

true. time waits for no one.

true. time waits for no one.

Gantian Dong

riksarama:

What if I told you “I’m bored”?
What if I told you “I’m just not in a good mood”?

Sometimes I find it hard to be always cheerful, or should I say ‘looking cheerful for you’ and pretending everything’s just fine and going well.

It just happened eventually.

Here comes the moment when I’m too lazy to be the one who started a conversation.

Why always me?

 

PS: Yes, it’s you.

image

Fuck you.

Harus banget ya gue mimpiin lo? Brengsek.

Satu

Iya, selama ini adalah satu yang selalu saya simpan. Saya tutup dalam sebuah botol dan pendam sedalam-dalamnya. Satu buah perasaan yang disebut dengan rasa takut.

Takut?

Takutakan hilang. Takut akan kesendirian. Hal ini terus saja menghantui. Terus saja berbisik. Ketika bersama teman-teman. Ketika bersama keluarga. Ketika sendiri terutama.

Perasaan takut ini selalu ada. Perasaan yang muncul karena adanya ikatan. Satu pikiran yang khawatir akan semua yang ternyata fana.

Pada akhirnya, perasaan ini sudah tidak memiliki tempat. Ya. Satu ruang hati ini yang penuh dengan kekosongan, sudah terisi untuk satu bagian akan kekhawatiran hilang.

Selama ini, saya selalu takut untuk bersembunyi, atau apapun bentuknya, karena saya selalu tahu. Tidak akan ada yang menemukan dan tidak akan ada yang mencari. Semua akan begitu saja hingga pada akhirnya saya benar-benar menjadi hilang. Mungkin baru setelah beberapa lama, setelah saya hilang, baru orang-orang akan khawatir.

Tapi sekarang, hal itu sudah tidak mungkin terjadi. Sudah ada orang-orang yang mau mencari saya, menemukan saya. Tidak seperti mereka pada waktu sebelumnya.

Sudah sering saya mencari, menemukan, hingga menerima. Namun kapan giliran saya? Ini adalah waktunya.

  • Gue : *rrrr**rrr**klik* ya halo ma?
  • Nyokap : nggg? oh? ya ryl? kenapa?
  • Gue : Hah? baru bangun ma?
  • Nyokap : Iya... kenapa...?
  • Gue : Iya ma, cuma mau ngabarin. Kemarin udah seminar.
  • Nyokap : Wah? Iya? Iya... mama doain semoga lancar...
  • Gue : ..... ma? udah seminar kemarin.

So does haters gonna hate

It is already my time to find my own happiness.

Thank you

Your ignorance, and no words, are enough.

Sakit jiwa. Just made my day. WTF Japan.

I know this sounds very wrong

But i just can’t forget that hot body and that naught on the face by today, at the swimming pool. How i wish i had the power .___.